Panduan Pengajuan Izin Penelitian dan Pengambilan Data di Lingkungan BINUS University
Last Updated : 12 October 2026 12:08- ASO School of Engineering
- Binus Business School
- BiON Master
- Doctor
- International Undergraduate
- Master
- Non Degree
- Online Collaboration S1
- Online Master
- Online Undergraduate
- Regular Collaboration S1
- Regular Collaboration S2
- Regular Profession
- Undergraduate
- Undergraduate (Bandung)
- Undergraduate (Malang)
- Undergraduate (Medan)
- Undergraduate (Semarang)
Mahasiswa dan Faculty Member (FM) yang akan melakukan penelitian atau mengambil data di lingkungan BINUS University perlu memperhatikan ketentuan pengajuan izin penelitian yang berlaku.
Pengajuan izin diperlukan sebelum penelitian dilaksanakan, termasuk penelitian untuk keperluan skripsi, tugas mata kuliah, maupun kegiatan penelitian dosen. Pemohon perlu menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan dan memastikan penelitian memenuhi ketentuan yang berlaku.

1. Siapa yang perlu mengajukan izin penelitian?
Permohonan izin penelitian perlu diajukan oleh pihak yang akan melakukan penelitian atau mengambil data di lingkungan BINUS University, termasuk:
- Mahasiswa, untuk keperluan skripsi atau tugas mata kuliah.
- Dosen BINUS University, untuk kegiatan penelitian.
- Pemohon eksternal, sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Bagaimana cara mengajukan izin penelitian?
Mahasiswa, dosen BINUS University, dan pemohon eksternal dapat mengajukan permohonan izin penelitian melalui formulir berikut:
Form Pengajuan Izin Penelitian dan Pengambilan Data di Lingkungan BINUS University
Sebelum mengisi formulir, pastikan Bapak/Ibu atau Saudara/i telah menyiapkan informasi dan dokumen yang diperlukan.
3. Apa saja informasi dan dokumen yang perlu disiapkan?
Siapkan informasi dan dokumen berikut sebelum mengajukan izin penelitian:
- Judul penelitian, sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan.
- Target responden penelitian, sesuai kebutuhan pengumpulan data.
- Surat permohonan izin penelitian, dengan ketentuan penandatanganan bagian mengetahui sebagai berikut:
- Mahasiswa: ditandatangani oleh dosen pembimbing.
- Dosen BINUS: ditandatangani oleh Dekan.
- Pemohon eksternal: disesuaikan dengan ketentuan lembaga asal.
- Proposal penelitian, yang menjelaskan rencana penelitian.
- Instrumen penelitian, seperti kuesioner atau daftar pertanyaan wawancara, untuk diunggah bersama dokumen pengajuan.
Pastikan informasi dan dokumen telah disiapkan sebelum mengisi formulir agar proses pengajuan dapat dilakukan dengan lebih lancar.
4. Berapa lama proses penerbitan surat izin penelitian?
Proses penerbitan surat izin penelitian memerlukan waktu sekitar 7–14 hari kerja.
Mahasiswa disarankan mengajukan izin jauh sebelum jadwal pengumpulan softcover. Hindari pengajuan yang terlalu dekat dengan tenggat waktu tersebut agar proses penelitian tidak terkendala.
5. Apa ketentuan penulisan nama BINUS dalam penelitian?
Judul penelitian, isi proposal, dan skripsi mahasiswa tidak diperbolehkan mencantumkan nama BINUS secara langsung. Apabila diperlukan, nama BINUS harus disamarkan.
Untuk penelitian secara umum, pencantuman nama dan identitas BINUS University dalam bentuk apa pun harus mendapatkan persetujuan dari BINUS University.
Pastikan ketentuan penggunaan identitas institusi dipenuhi sebelum penelitian dilaksanakan dan hasilnya dipublikasikan.
6. Apakah penelitian boleh dimulai sebelum surat izin diterbitkan?
Tidak. Penelitian tidak diperbolehkan dimulai sebelum surat izin diterbitkan.
Apabila mahasiswa sudah terlanjur melakukan penelitian sebelum surat izin diterbitkan, mahasiswa wajib melampirkan surat permohonan maaf yang telah ditandatangani oleh:
- Mahasiswa yang bersangkutan.
- Dosen pembimbing.
- Jurusan yang bersangkutan.
Untuk menghindari kendala administratif, pastikan surat izin telah diterbitkan sebelum melakukan pengumpulan data.
7. Apa saja ketentuan umum penelitian di lingkungan BINUS University?
Penelitian yang dilakukan di lingkungan BINUS University perlu memperhatikan ketentuan berikut:
- Sensitivitas informasi: penelitian tidak mengandung hal-hal sensitif atau hal-hal yang memerlukan persetujuan pimpinan untuk pemberian informasi.
- Karakteristik data: data dan konfirmasi bersifat agregat, bukan hanya berasal dari satu institusi sebagai responden.
- Manfaat penelitian: hasil penelitian dapat diakses dan memberikan manfaat bagi BINUS University.
- Unsur SARA: penelitian tidak mengandung atau berkaitan dengan unsur SARA.
- Penggunaan identitas institusi: pencantuman nama dan identitas BINUS University harus mendapatkan persetujuan dari BINUS University.
Apabila penelitian memerlukan ethics clearance, pemohon juga perlu mengikuti prosedur kaji etik yang berlaku. Izin penelitian dan persetujuan etik merupakan hal yang perlu diperhatikan secara terpisah sesuai kebutuhan penelitian.
8. Apa kewajiban peneliti setelah izin disetujui?
Setelah permohonan izin penelitian disetujui, peneliti berkewajiban untuk:
- Mematuhi etika penelitian, baik selama proses penelitian maupun dalam publikasi.
- Memberikan draf publikasi penelitian sebelum dipublikasikan.
- Memberikan laporan akhir penelitian setelah penelitian selesai.
- Memberikan salinan hasil penelitian yang telah dipublikasikan, berupa artikel dan/atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Kewajiban tersebut perlu dipenuhi agar pelaksanaan dan hasil penelitian terdokumentasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Penutup
Pengajuan izin penelitian merupakan langkah penting sebelum melakukan penelitian atau pengambilan data di lingkungan BINUS University. Mahasiswa, dosen, dan pemohon eksternal perlu memastikan dokumen telah disiapkan, formulir pengajuan telah diisi, dan ketentuan penggunaan identitas institusi dipenuhi.
Khusus bagi mahasiswa, perhatikan estimasi penerbitan surat selama 7–14 hari kerja dan jangan memulai penelitian sebelum surat izin diterbitkan.