Panduan Etika Penggunaan Artificial Intelligence pada Kegiatan Akademik Bagi Mahasiswa BINUS University
Last Updated : 07 March 2026 12:41
Academic Career
Applies to the following academic careers
- ASO School of Engineering
- Binus Business School
- Doctor
- International Undergraduate
- Master
- Online Collaboration S1
- Online Master
- Online Undergraduate
- Regular Collaboration S1
- Regular Profession
- Undergraduate
- Undergraduate (Bandung)
- Undergraduate (Malang)
- Undergraduate (Medan)
- Undergraduate (Semarang)
This article is for & student
Latar Belakang: AI sebagai Keniscayaan Akademik
Artificial Intelligence (AI), khususnya Generative AI (GenAI), telah menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia pendidikan tinggi. Kehadirannya tidak bisa dicegah, melainkan harus dikelola dengan bijak. BINUS University memposisikan AI sebagai “learning companion” atau teman belajar dan co-pilot yang menemani mahasiswa dalam aktivitas intelektual, bukan sebagai pengganti pemikiran manusia.
Prinsip FAITH: Landasan Etika Penggunaan AI
BINUS University menetapkan 5 Prinsip Utama yang wajib dipegang mahasiswa dalam menggunakan AI:
| Prinsip | Fokus Utama |
|---|---|
| Fairness | Penggunaan adil tanpa keuntungan tidak adil bagi pihak lain |
| Accountability & Accuracy | Bertanggung jawab penuh atas hasil AI dan memastikan kebenaran data |
| Integrity & Inclusiveness | Menjaga kejujuran akademik dan menghormati keberagaman |
| Transparency | Jujur menyatakan kapan, bagaimana, dan sejauh mana AI digunakan |
| Human-Centred | AI sebagai alat bantu, manusia tetap pemilik ide dan pengambil keputusan |
Panduan Penggunaan AI dalam Pembelajaran
1. Di Dalam Kelas
-
✅ Diperbolehkan: Brainstorming ide, membuat alat bantu visual, penerjemahan bahasa, berkolaborasi dalam prompting
-
❌ Dilarang: Menggunakan AI secara sembunyi-sembunyi, mengklaim hasil AI sebagai ciptaan pribadi, menyembunyikan peran AI
-
Wajib: Verifikasi akurasi, dokumentasikan prompt, laporkan penggunaan sesuai arahan dosen
2. Di Luar Kelas
-
AI sebagai teman diskusi untuk eksplorasi mandiri
-
Verifikasi silang hasil AI dengan sumber kredibel
-
Hindari bias dan pastikan inklusivitas dalam konten yang dihasilkan
5 Tipe Asesmen dan Aturan Penggunaan AI
| Tipe | Definisi | Penggunaan AI | Contoh Tugas |
|---|---|---|---|
| Tipe 1: Terintegrasi | AI menjadi bagian capaian pembelajaran | Diperbolehkan penuh sesuai instruksi | Final project berbasis AI, evaluasi etika AI |
| Tipe 2: Parsial | AI untuk tahapan tertentu | Maksimal 50% konten, wajib lapor | Pengecekan tata bahasa, simulasi |
| Tipe 3: Fleksibel | Pilihan penggunaan AI | Bebas pilih, bukan komponen penilaian | Esai eksploratif, karya desain |
| Tipe 4: Terbatas | AI hanya tahap awal | Hanya untuk eksplorasi awal, tugas akhir mandiri | Pembuatan prototipe |
| Tipe 5: Mandiri | Tidak boleh menggunakan AI sama sekali | Dilarang total | Ujian tertulis |
⚠️ Sanksi: Penggunaan AI yang tidak sesuai tipe asesmen atau tidak jujur dalam mengisi AI Use Declaration Form akan dianggap pelanggaran integritas akademik.
Mentalitas Tiga Lapis Mahasiswa BINUS
-
Menaklukkan AI — Memahami cara kerja dan mengendalikannya dengan kesadaran
-
Berkolaborasi dengan AI — Menjadikan teknologi sebagai mitra berpikir
-
Menjadi Pengguna AI yang Cerdas — Menggunakan AI secara selektif, etis, dan kritis
Kesimpulan
“AI adalah alat, bukan arah; masa depan tetap dibangun oleh manusia yang berpikir, berperasaan, dan bertanggung jawab.”
Nilai akademik tinggi tanpa kemampuan berpikir mandiri tidak akan berguna di dunia profesional. Keberhasilan sejati terletak pada kemampuan memimpin dan mengarahkan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan.
DOWNLOAD MATERI LENGKAP
-
Lampiran yang Tersedia:
-
Lampiran 1: Pernyataan Komitmen Mahasiswa terhadap Penggunaan AI yang Bertanggung Jawab (Student Commitment Statement)
-
Lampiran 2: BINUS University Artificial Intelligence Use Declaration Form
-
📝 Catatan Penting:
-
Selalu isi AI Use Declaration Form untuk setiap tugas yang menggunakan AI
-
Simpan dokumentasi prompt dan interaksi dengan AI untuk verifikasi
-
Ikuti arahan spesifik dari dosen/koordinator mata kuliah melalui Course Outline